Jumat, 09 Desember 2016

Teknik Analisis Meramalkan Kas Perusahaan

Teknik Analisis Meramalkan Kas Perusahaan
Ratih Rahmawati/1EB17/26216098/IT-02234
Tulisan ini saya buat untuk memenuhi tugas merangkum pada Matakuliah Pengantar Bisnis (softskill). Tujuan dari tugas ini diharapkan mahasiswa mampu menganalisis keuangan perusahaan dalam memprediksi jumlah kas yang dibutuhkan perusahaan. Dan tidak hanya memenuhi tugas saja, saya harap anda juga dapat mengerti dengan tulisan saya.
Teknik Analisis Meramalkan Kas Perusahaan
Pengertian
Teknik meramalkan kas perusahaan ialah teknik untuk mengetahui keadaan kas perusahaan sekarang ataupun dimasa yang akan datang
1.   Keuangan Perusahaan (corporate finance)
Keuangan perusahaan adalah bidang keuangan yang berurusan dengan keputusan pendanaan perusahaan bisnis membuat dan alat dan analisis yang digunakan untuk membuat keputusan. Tujuan utama dari keuangan perusahaan adalah untuk memaksimalkan nilai perusahaan sambil mengelola perusahaan keuangan risiko.
Berikut ini merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi adanya keuangan perusahaan:  
a.      Divestasi
b.      Motif
c.       Hak memesan efek terlebih dahulu
d.      Kebangkrutan

2.   Estimasi Penjualan
Peramalan penjualan, yaitu merupakan ramalan unit dan nilai uang penjualan suatu perusahaan. Penyusunan perencanaan keuangan apabila  disajikan dengan benar, maka informasi tersebut akan berguna bagi pihak manajemen perusahaan dalam rangka pengembangan usaha yang dilakukan. Apabila perencanaan keuangan dilakukan secara tepat maka pihak manajemen perusahaan mampu untuk berusaha secara maksimal dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.

3.   Estimasi Produksi
Anggaran produksi adalah anggaran penjualan yang disesuaikan terhadap perubahan persediaan.

4.   Estimasi Pembelian Bahan langsung
Pembelian Bahan langsung adalah pembelian barang secara langsung, baik berupa langsung maupun sistem online. estimatis ini sangat menguntungkan bagi penjual maupun pembeli. karena penjual bisa memprodukan barang daganganya dengan cara sistem online, dan si pembeli juga dapat lebih menghuntungkan dan menghematkan. Sehingga pembeli dan penjual masing-masing memiliki keuntungan.

5.   Estimasi Pemakaian Bahan Langsung
Pemakaian bahan langsung adalah biaya yang dikeluarkan untuk membiayai bahan baku bahan pembantu dan bahan penunjang produksi.

6.   Upah Langsung
Biaya tenaga kerja langsung atau upah langsung (direct labor) merupakan biaya tenaga kerja yang digunakan dalam produksi yang dapat diidentifikasikan secara langsung kepada produk yang dihasilkan. Contohnya dalam industri garmen, tenaga kerja yang memproduksi pakaian dapat dikategorikan sebagai upah langsung. Yang termasuk biaya upah langsung dalam memproduksi pakaian adalah tukang potong bahan (cutting), tukang jahit, tenaga pemeriksa kualitas, dan lainnya yang terkait langsung dengan menghasilkan pakaian.

7.   Estimasi Beban Fabrikes
Merupakan estimasi yang menjelaskan tentang beban pabrikase.

8.   Estimasi Harga Pokok Penjualan
Ringkasan dari anggaran produksi dengan
memperhatikan tingkat persediaan akhir.
Data yang diperlukan :
a.   Data yang telah dihitung dalam anggaran produksi, anggaran bahan langsung, anggaran overhead dan anggaran tenaga langsung
b.    Keakuratan datanya dipengaruhi data dalam anggaran yang lain.

9.   Estimasi Beban Penjualan
Adalah beban si penjual karena terdapat beberapa faktor yang membuat perusahaan atau si penjual oleh pihak-pihak tertentu.

10.                Estimasi Beban Administrasi
Beban administrasi perusahaan yang fokus dari kepentingan politik pada saat ini. Badan Penelitian Eim estimasi total biaya administrasi di sektor pekerjaan sementara.

11.                Estimasi laba Rugi
Rekening-rekening laporan laba rugi adalah suatu laporan yang sistematis tentang penghasilan, biaya, rugi laba yang diperoleh oleh suatu perusahaan pada suatu periode tertentu, yaitu meliputi:
a.      Laba merupakan kenaikan modal saham yang dimiliki oleh perusahaan yang berasal dari pendapatan operasional perusahaan.
b.      Rugi yaitu merupakan penurunan modal saham yang diakibatkan dari transaksi yang dilakukan oleh perusahaan pada suatu periode tertentu.

12.                Estimasi Kas
Estimasi Kas adalah laporan keuangan yang menunjukan berapa uang yang di punyai oleh perusahaan itu, karena dengan adanya kas perusahaan dapat mengetahui berapa jumlah uang atau kas yang ada, apakah perusahan tersebut memperoleh keuntungan atau kenaikan kas atau bahkan memeproleh penurunan kas. Atau secara lebih sederhana dapat dismpulkan estimasi kas merupakan kas bersih yang keluar dan masuk ke dalam suatu perusahaan.
Kesimpulan
Dalam suatu perusahaan pasti memerlukan sebuah teknik agar semua untuk menemukan atau mencari sebuah pemecahan masalah yang ada diperusahaan apalagi dalam masalah keuangan. Apabila mengetahui keadaan kas perusahaan sekarang ataupun dimasa yang akan datang yaitu dengan menggunakan cara mengetahui :
1.      Keuangan perusahaan (corporate finance)
2.      Estimasi penjualan
3.      Estimasi produk
4.      Estimasi pembelian bahan langsung
5.      Estimasi pemakaian bahan Langsung
6.      Upah langsung
7.      Estimasi beban fabrikes
8.      Estimasi harga pokok penjualan
9.      Estimasi beban penjualan
10.  Estimasi beban administrasi
11.  Estimasi laba rugi
12.  Estimasi kas
Referensi
Wibowo, SE, MM, AK dan Abubakar Arif, SE, MM. Akuntansi Keuangan Dasar 2. Grasindo. Jakarta 

Senin, 05 Desember 2016

Akuntansi dan Laporan Keuangan

Akuntansi dan Laporan Keuangan
Ratih Rahmawati/1EB17/26216098/IT-02234
Tulisan ini saya buat untuk memenuhi tugas merangkum pada Matakuliah Pengantar Bisnis (softskill). Tujuan dari tugas ini diharapkan mahasiswa dapat memahami bagaimana fungsi akuntansi dan proses laporan keuangan. Dan tidak hanya memenuhi tugas saja, saya harap anda juga dapat mengerti dengan tulisan saya.

Akuntansi dan Laporan Keuangan
1.   Definisi akuntansi
Menurut C. Rollin Niswonger, Carl S. Warren, James M. Reeve, Philip E. Fess, tentang pengertian akuntansi dapat didefinisikan sebagai sistem akuntansi yang menghasilkan laporan kepada pihak-pihak yang berkepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan.

Menurut Baridwan bahwa akuntansi merupakan kegiatan menyediakan data kuantitatif terutama bersifat keuangan dari kesatuan-kesatuan usaha ekonomi yang dapat dipergunakan dalam mengambil keputusan ekonomi. Pendapat Baridwan mengandung arti bahwa akuntansi merupakan kegiatan menyediakan data keuangan dalam rangka pengambilan keputusan.

Dan secara umum,
Akuntansi adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, pelaporan, dan penganalisisan data keuangan suatu Organisasi atau Perusahaan.

2.   Fungsi Akuntansi
Setiap sistem informasi akuntansi akan melaksanakan lima fungsi utamanya yaitu :
a.    Mengumpulkan dan menyimpan data dari semua aktivitas dan transaksi perusahaan
b.    Memproses data menjadi informasi yang berguna pihak manajemen.
c.    Memanajemen data-data yang ada kedalam kelompok-kelompok yang sudah ditetapkan oleh perusahaan.
d.    Mengendalikan kontrol data yang cukup sehingga aset dari suatu organisasi atau perusahaan terjaga.
Penghasil informasi yang menyediakan informasi yang cukup bagi pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, mengeksekusi perencanaan dan mengkontrol aktivitas.

3.   Pihak-pihak yang berkepentingan
Pihak-pihak yang berkepentingan terhadap informasi Akuntansi adalah :
a.    Para pemilik dan calon pemilik perusahaan
Para pemilik dan calon pemilik perusahaan berkepentingan untuk mengetahui perkembangan dan kondisi keuangan perusahaan.
b.     Para pengelola perusahaan
Para pengelola perusahaan ini adalah para manajer, jajaran direksi. Bagi pengelola perusahaan akuntansi digunakan untuk berbagai tujuan. Diantaranya informasi bagi manajemen sebagai bahan analisa dan interpretasi dalam melakukan evaluasi atas kegiatan dan pencapaian hasil yang direncanakan perusahaan.
c.    Para pegawai/karyawan perusahaan
Untuk apa ya para pegawai membutuhkan laporan akuntansi?
Para pegawai/karyawan perusahaan sebenarnya sangat berkepentingan untuk mendapatkan informasi keuangan perusahaan. Hal ini dihubungkan dengan hak-hak pegawai dalam bidang penggajian, gratifikasi ataupun bonus (jasa produksi) serta perangsang sosial lainnya dari perusahaan untuk tujuan kesejahteraan perusahaan yang pada akhirnya akan meningkatkan pengabdian pegawai pada perusahaan.
d.    Para investor
Penanam modal beresiko dan penasihat mereka berkepentingan dengan resiko yang melekat serta hasil pengembangan dari investasi yang mereka lakukan. Mereka membutuhkan informasi untuk membantu menentuka apakah harus membeli, menahan, atau menjual investasi tersebut.
e.     Para kreditor
Para kreditor seperti bank pemberi kredit sangat memerlukan laporan keuangan perusahaan yang akan diberikan kredit untuk digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam memberikan keputusan penetapan pemberian kredit. Sama seperti investor, para kreditor juga cuma mau memberikan dananya pada perusahaan yang bonafid.
f.    Pemerintah
Pemerintah sangat berkepentingan dalam menilai maju mundurnya perusahaan yang ada di negaranya, misalnya saja untuk menentukan kebijaksanaan sumber penerimaan negara dari sektor pajak atau menentukan kebijaksanaan lain yang berkaitan dengan pemberian fasilitas tertentu dari pemerintah.
g.    Rekanan perusahaan
Yang dimaksud dengan rekanan perusahaan di sini ialah perusahaan-perusahaan lain yang diajak kerja sama dalam suatu kegiatan atau proyek-proyek pekerjaan tertentu yang sifatnya bekerja sama untuk saling mendukung dalam penyelesaian kegiatan yang digarap bersama.

4.   Prinsip Akuntansi
Informasi Akuntansi (Laporan Keuangan) dapat bermanfaat bagi para pemakainya apabila disusun dan dilaporkan secara objektif. Agar informasi akuntansi itu objektif maka harus memenuhi karakteristik kualitatif, yang merupakan ciri khas yang membuat informasi dalam laporan keuangan berguna bagi para pemakai. Ada empat karakteristik Akuntansi :
1.    Dapat dipahami
2.    Relevan
3.    Keandalan (reliable)
4.    Dapat dibandingkan
5.   Pengertian Laporan Keuangan
Laporan Keuangan adalah daftar ringkasan akhir transaksi-transaksi keuangan yang menunjukkan semuakegiatan operasional perusahaan dan akibat-akibatnya. Laporan keuangan ini terdiri dariNeraca, Laporan laba rugi, Laporan perubahan modal.

6.   Isi Laporan Keuangan
Yang terpenting di dalam laporan akuntansi (accounting statements) dari pertanggungjawaban pemilikan adalah Balance Sheet (Neraca) dan Income statement (Laporan Laba/Rugi).
Laporan ini sangat penting, tetapi tidak kurang kegunaannya satu laporan lagi yang dinamakan capital statement (Laporan perubahan modal).
a.    Income statement (Laporan Laba/Rugi)
Merupakan ringkasan pendapatan dan beban (biaya) dari satu kesatuan perusahaan untuk jangka waktu tertentu, misalnya satu bulan atau satu tahun.
·        Pendapatan dikelompokan berdasarkan:
o   Pendapatan operasional yaitu pendapatan yang berasal dari kegiatan bisnisnya.
o   Pendapatan non operasional yaitu pendapatan yang bukan dari inti bisnisnya.
·        Beban (biaya) dikelompokan berdasarkan:
o   Biaya operasional
o   Biaya non operasional
b.    Capital statement (Laporan Perubahan Modal)
Berisikan ringkasan perubahan dalam kapital dari satu kesatuan perusahaan di dalam jangka waktu tertentu, misalnya satu bulan atau satu tahun. Laporan perubahan modal menggambarkan perubahan modal pemilik yang berisikan modal awal, laba/rugi bersih, prive.
Laporan lain sering disebut funds statements yang secara lengkapnya disebut Statement of changes in Financial position yang juga berguna untuk kepentingan perusahaan. Laporan ini cukup penting sehingga pada akhir-akhir ini cenderung disajikan sebagai bagian dari Laporan Keuangan (Financial statement).
Seluruh penyajian laporan keuangan secara jelas harus menggambarkan:
·        Nama pemilik/perusahaan
·        Nama dari laporan
·        Tanggal atau periode.
c.  Balance sheet (Neraca)
Suatu daftar yang berisikan harta (aktiva), kewajiban dan modal dari suatu kesatuan perusahaan pada saat tertentu yang umumnya ditutup pada hari terakhir dari setiap bulan.
·        Aktiva dikelompokan menurut dimensi atau waktunya yaitu aktiva lancar dan aktiva tidak lancar. Aktiva dapat dikelompokan juga yaitu aktiva berwujud, Aktiva tidak berwujud, dan aktiva lain-lain.
·        Kewajiban terdiri dari hutang lancar dan hutang tidak lancar.
·        Modal

7.   Bentuk Neraca
Neraca adalah suatu bentuk laporan keuangan yang menyajikan informasi mengenai perubahan posisi keuangan berupa harta, utang, dan modal pada suatu perusahaan untuk satu periode akuntansi tertentu.
Unsur-unsur neraca:
a. Harta (aktiva)
b. Utang (kewajiban)
3. Modal (ekuitas)
Neraca dapat dibuat dalam dua bentuk, yaitu:
a.    Bentuk skontro
Neraca disusun menjadi dua sisi sebelah-menyebelah, sisi kiri (debit) untuk mencatat harta perusahaan dan sisi kanan (kredit) untuk mencatat utang dan modal perusahaan
b.    Bentuk staffel
Neraca disusun dari atas ke bawah secara berurutan mulai dari harta kemudian diikuti utang dan modal.
c. Langkah-langkah Penyusunan Neraca
·        Judul Laporan
Menuliskan nama perusahaan, nama laporan, dan periode laporan di tengah atas halaman
·        Isi Laporan
o   Harta disusun berdasarkan tingkat likuiditas, artinya yang paling lancar ditulis terlebih dahulu, disusul oleh harta yang mudah dicairkan dan akhirnya harta tetap.
o   Utang disusun berdasarkan tanggal jatuh tempo, artinya utang yang lebih dahulu jatuh temponya ditulis lebih dahulu, sedangkan utang jangka panjang ditulis berikutnya.
o   Modal disusun berdasarkan lama tidaknya tertanam di perusahaan, artinya modal yang paling lama tertanam pada perusahaan ditulis paling akhir.

8.   Laporan laba rugi
Laporan laba rugi adalah suatu bentuk laporan keuangan yang menyajikan informasi hasil usaha perusahaan yang isinya terdiri dari pendapatan usaha dan beban usaha untuk satu periode akuntansi tertentu.
Unsur-unsur laporan laba-rugi, yaitu:
a. Pendapatan
b. Beban
9.   Bentuk Laporan Laba rugi   
1.    Laporan Laba-Rugi dapat dibuat dalam dua bentuk, yaitu:
•    Bentuk Single Step atau Langsung
Semua pendapatan dikelompokkan tersendiri di bagian atas dan dijumlahkan, kemudian semua beban dikelompokkan tersendiri di bagian bawah dan dijumlahkan. Jumlah pendapatan dikurangi jumlah beban, selisihnya merupakan laba bersih atau rugi bersih.
•    Bentuk Multiple Step atau Tidak Langsung
Pendapatan dibedakan menjadi pendapatan usaha dan pendapatan di luar usaha, demikian juga beban dibedakan menjadi beban usaha usaha dan beban di luar usaha. Pendapatan dan beban usaha disajikan pertama, pendapatan dan beban di luar usaha disajikan kemudian.
2.    Langkah-langkah Penyusunan Laporan Laba-Rugi
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyusun Laporan Laba-Rugi:
a.    Judul Laporan
Menuliskan nama perusahaan, nama laporan, dan periode laporan di tengah atas halaman
b.    Isi Laporan
·         Bentuk single step:
o   Menuliskan semua pendapatan
o   Menuliskan semua beban
o   Menghitung selisih pandapatan dan beban, jika pendapatan lebih besar dari pada beban maka selisihnya disebut laba bersih dan jika sebaliknya maka selisihnya disebut rugi bersih.
·         Bentuk multiple step:
o   Menuliskan pendapatan usaha
o   Menuliskan beban usaha
o   Menghitung selisih pandapatan dan beban usaha, jika pendapatan usaha lebih besar dari pada beban usaha maka selisihnya disebut laba usaha dan jika sebaliknya maka selisihnya disebut rugi usaha.
o   Menuliskan pendapatan usaha
o   Menuliskan beban usaha
o   Menghitung selisih pandapatan dan beban usaha, jika pendapatan usaha lebih besar dari pada beban usaha maka selisihnya disebut laba usaha dan jika sebaliknya maka selisihnya disebut rugi usaha
o   Menuliskan pendapatan di luar usaha
o   Menuliskan beban di luar usaha
o   Menghitung selisih pendapatan dan beban di luar usaha, jika pendapatan di luar usaha lebih besar dari pada beban di luar usaha maka selisihnya disebut laba di luar usaha dan jika sebaliknya maka selisihnya disebut rugi di luar usaha.
o   Menghitung laba (rugi) usaha dengan laba (rugi) di luar usaha, hasilnya disebut laba (rugi) bersih sebelum pajak.
o   Laba bersih sebelum pajak dikurangi dengan pajak penghasilan yang dikenakan dan hasilnya disebut laba bersih setelah pajak.

10.                Tujuan Laporan keuangan
·         Untuk memberikan informasi keuangan yang dapat dipercaya mengenai aktiva dan kewajiban serta modal suatu perusahaan.
·         Untuk memberikan informasi yang dapat dipercaya mengenai perubahan dalam aktiva neto (aktiva dikurangi kewajiban) suatu perusahaan yang timbul dari kegiatan usaha dalam rangka memperoleh laba.
·         Untuk memberikan informasi keuangan yang membantu para pemakai laporan di dalam menaksir potensi perusahaan dalam menghasilkan laba.
·         Untuk memberikan informasi penting lainnya mengenai perubahan dalam aktiva dan kewajiban suatu perusahaan, seperti informasi mengenai aktivitas pembiayaan investasi.
·         Untuk mengungkapkan sejauh mungkin informasi lain yang berhubungan dengan laporan keuangan yang relevan untuk kebutuhan pemakai laporan, seperti informasi mengenai kebijakan akuntansi yang dianut perusahaan.
Kesimpulan :
Akuntansi adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, pelaporan, dan penganalisisan data keuangan suatu Organisasi atau Perusahaan.
Laporan Keuangan adalah daftar ringkasan akhir transaksi-transaksi keuangan yang menunjukkan semuakegiatan operasional perusahaan dan akibat-akibatnya.
Akuntansi sangatlah penting bagi perusahaan, karena banyak sekali pihak yang bersangkutan atau berkepentingan dengan akuntansi. Begitu juga laporan keuangan juga sangat penting untuk perusahaan karena, laporan keuangan berisi catatan dari suatu perusahaan tersebut.

Daftar Pustaka :
Balkaoui, Ahmed Riahi. 2001. Teori Akuntansi Edisi Empat. Penerbit Salemba Empat: Jakarta.
Dra. F. Winarni, M.Si, Drs. G. Sugiyarso. 2001. KONSEP DASAR & SIKLUS AKUNTANSI.  Yogyakarta : Media Pressindo
http://myaccblog.blogspot.com/2010/07/pihak-pihak-yang-berkepentingan-dengan.html
http://keuanganlsm.com/tujuan-laporan-keuangan-menurut-prinsip-akuntansi-indonesia-1984/

Rabu, 30 November 2016

Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen Sumber Daya Manusia
Ratih Rahmawati/1EB17/26216098/IT-02234

Tulisan ini saya buat untuk memenuhi tugas merangkum pada Matakuliah Pengantar Bisnis (softskill). Tujuan dari tugas ini diharapkan mahasiswa mampu mengidentifikasi perkembangan dan manfaat manajemen sumber daya manusia. Dan tidak hanya memenuhi tugas saja, saya harap anda juga dapat mengerti dengan tulisan saya.

Manajemen Suber Daya Manusia
Pengertian
Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani masalah pada ruang lingkup manajer, karyawan, pegawai, dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktivitas perusahaan demi mencapai tujuan yg telah direncanakan.

  1. Macam-macam Sumber Daya Manusia
Manusia memiliki akal, budi dan pikiranyang tidak dimiliki oleh tumbuhan maupunhewan. Meskipun paling tinggi derajatnya, namun dalam ekosistem, manusia juga berinteraksi dengan lingkungannya, mempengaruhi dan dipengaruhi lingkungannyasehingga termasuk dalam salah satu faktor saling ketergantungan.Sumber daya manusia dibagi menjadi dua, yaitu:
a.      Manusia sebagai sumber daya fisik
Dengan energi yang tersimpan dalam ototnya, manusia dapat bekerja dalamberbagai bidang, antara lain: bidang perindustrian, transportasi, perkebunan,perikanan, perhutanan, danpeternakan.
b.      Manusia sebagai sumberdaya mental
Kemampuan berpikir manusia merupakan suatu sumber daya alam yang sangat penting, karena berfikir merupakan landasan utama bagi kebudayaan. Manusia sebagai makhluk hidup berbudaya, mampu mengolah sumber daya alam untuk kepentingan hidupnya dan mampu mengubah keadaan sumber daya alam berkat kemajuan ilmu dan teknologinya. Dengan akal dan budinya, manusia menggunakan sumber daya alam dengan penuh kebijaksanaan. Oleh karena itu, manusia tidak dilihat hanya sebagai sumber energi, tapi yang terutama ialah sebagai sumber daya cipta (sumber dayamental) yang sangat penting bagi perkembangan kebudayaan manusia. Dalam melakukan perencanaan tenaga kerja kita perlu memperhatikan berbagai aspek, yaitu :
1. Macam-macam kegiatan yang akan dilakukan pada masa mendatang
2. Jumlah dan mutu karyawan yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan
3. Rencana, mutasi, promosi dan pensionkaryawan.Setelah memiliki rencana jumlah dan mutu tenaga kerja perlu dipikirkan carapengadaannya. Pada dasarnya ada dua alternatif utama dalam pengadaan tenagakerja. Alternatif pertama adalah mencarinyadi pasar tenaga kerja, dan alternatifkedua adalah mempromosikan orang-orang tertentu.
  1. Perkembangan sumber daya manusia
Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kerangka kerja untuk membantu karyawan mengembangkan pengetahuan mereka pribadi dan organisasi keterampilan, dan kemampuan. Pengembangan Sumber Daya Manusia termasuk kesempatan seperti pelatihan karyawan, pengembangan karir karyawan, manajemen kinerja dan pengembangan, pelatihan, mentoring, perencanaan suksesi , identifikasi karyawan kunci, bantuanuang sekolah, dan pengembangan organisasi. Perkembangan sumber daya manusia revulusi industry abad ke 20 dan revolusiteknologi abad ke 19 mengubah makna tenaga kerja itu sendiri, dimana kebanggaanhasil kerjanya menjadi berkurang.
Akibat revolusi industry dan teknologi terhadap tenaga kerja adalah :
a.      Berkembangnya spesialisasi, secara ekonomis menguntungkan, hasil kerjanya lebihbanyak dan orang akan ahli dalam bidangnya
b.      Hambatan pengembangan diri, bagi kelompok tertentu secara sosiologis disebutblock of mobility (sekat-sekat mobilitas masyarakat)
c.       Perubahan yang terus menerus, merugikan tenaga kerja dengan perubahan bidangindustry dan teknologi.
  1. Pemanfaatan sumber tenaga kerja dan kompensasi
Program kompensasi karyawan dirancang :
a.      Menarik karyawan yang berpenampilan menarik kedalam organisasi
b.      Memotifasi karyawan mencapai prestasi unggul
c.       Mencapai masa dinas yang panjang
Sesuai fungsinya, didalam perusahaan ada dua macam tenaga kerja :
a.      Tenaga kerja Eksekutif, mengambil keputusan dan melaksanakan fungsi organic manajemen
b.      Tenaga Operatif, tenaga terampil, menguasai pekerjaan, sehingga tugas dapat dilaksanakan dengan baik.
Ada tiga tenaga terampil :
·         Tenaga terampil (skilled labor)
·         Tenaga setengah terampil (semi skilled labor)
·         Tenaga tidak terampil (unskilled labor)
  1. Hubungan Perburuhan
Hubungan Perburuhan adalah hubungan antara unsur –unsur dalam produksi yaitu buruh, pengusaha dan pemerintah. Yang didasarkan pada nilai –nilai yang terkandung dalam Pancasila, inti dari pola hubungan perburuhan Pancasila adalah bahwa setiap perselisihan perburuhan yang terjadi harus diupayakan diselesaikan melalui musyawarah untuk mufakat.Bila terjadi ketidaksepakatan, buruh punya senjata yang dapat digunakan yaitu, boikot, pemogokan, penghasutan, dan memperlambat kerja
Untuk mencapai tujuan tersebut, ada tiga asas yang digunakan yaitu :
a.      Asas Partner in Production
Dimana buruh dan pengusaha mempunyai kepentingan yang sama untukmeningkatkan kesejahteraan buruh mampu meningkatkan hasil usaha atau produksi. Hal ini tercermin dalam system ci-determination
b.      Asas Partner in Profit
Hasil yang dicapai perusahaan itu seharusnya bukan untuk dinikmati oleh pengusaha saja, tetapi harus dinikmati oleh buruh yang turut serta dalam mencapaihasil produksi tersebut
c.       Asas Partner in Responsibility
Dimana buruh dan pengusaha memiliki tanggung jawab untuk bersama-sama meningkatakan hasil produksi. Rasa tanggung jawab kedua belah pihak ini akan mendorong hasil produksi yang meningkat lagi.
  1. Mengapa para pekerja mendirikan serikat pekerja
Serikat pekerja adalah organisasi demokratis yang berkesinambungan dan permanen, dibentuk secara sukarela dari, oleh dan untuk pekerja sebagai maksud untuk melindungi dan membela apa yang menjadi hak dari para pekerja. Memperbaiki kondisi–kondisi dan syarat –syarat kerja melalui perjanjian kerja bersama denganmanajemen/pengusaha, Melindungi dan membela pekerja beserta keluarganya akankeadaan sosial dimana mereka mengalami kondisi sakit, kehilangan dan tanpa kerja(PHK),Mengupayakan agar manajemen/pengusaha mendengarkan danmempertimbangkan suara atau pendapat serikat pekerja sebelum membuat keputusan.
  1. Perserikatan saat ini
Tipe-tipe serikat karyawan :
a.      Craft Unions
Anggotanya karyawan yang punya keterampilan yang sama seperti tukang kayu.
b.      Industrial Unions
Dibentuk berdasarkan lokasi pekerjaan yang sama, serikat ini terdiri daripekerja yang tidak berketerampilan maupun dalam perusahaan atau industrytertentu.
c.       Mixed Unions
Mencakup pekerja terampil , tidak terampil dan setengah terampil dari suatulocal tertentu tidak memandang dari industry mana.
  1. Hukum-hukum yang mengatur hubungan antar tenaga kerja dan manajer
Ada tiga perjanjian kerja bersama , yaitu :
a.      Closed Shop Agreement
Hanya berlaku bagi pekerja yang telah bergabung menjadi anggota serikat (persatuan).
b.      Union Shop Ageement
Mengharuskan para pekerja untuk menjadi anggota serikat untuk periode waktu tertentu.
c.       Open Shop Agreement
Memberikan kebebasan pekerja untuk menjadi atau tidak anggota serikat kerja.
  1. Bagaimana serikat pekerja diorganisasi dan disahkan
Bahwa berdasarkan UU No 21 Tahun 2000 Tentang Serikat pekerja/serikat buruh ditetapkan bahwa “Serikat pekerja/serikat buruh adalah organisasi yang dibentuk dari, oleh, danuntuk pekerja/buruh baik di perusahaan maupun di luar perusahaan,yang bersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab guna memperjuangkan, membela serta melindungi hak dan kepentingan pekerja/buruh serta meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya”.Bahwa berdasarkan UU No 21 Tahun 2000 maka dapat diuraikan unsur-unsur Serikat pekerja/serikat buruh adalah sebagai berikut :
a.      Serikat pekerja/serikat buruh adalah organisasi
b.      Serikat pekerja/serikat buruh dibentuk dari, oleh, dan untuk pekerja/buruh baik di perusahaan maupun di luar perusahaan
c.       Serikat pekerja/serikat buruh bersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab
d.      Serikat pekerja/serikat buruh dibentuk guna memperjuangkan, membela serta melindungi hak dan kepentingan pekerja/buruh serta meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya.
Kesimpulan :
Manajemen sumber daya manusia diperlukan untuk meningkatkan efektivitas ssumber daya manusia dalam perusahaan. Tujuannya yaiyu memberikan kepada perusahaan satuan kerja yang efektif. Untuk menca[pai tujuannya yaitu dengan cara, bagaimana seharusnya perusahaan mendapatkan, mengembangkan, mengevaluasi, dan memelihatra karyawan dalam julah dan tipe.

Referensi
Mikro Ekonomi Teori Pengantar Edisi Tiga Karya Sadono Sukirno